15 49.0138 8.38624 1 0 4000 1 http://santirosmala.com 300 true 0
theme-sticky-logo-alt

Langkah Jitu UMKM Garut Dalam Menghadapai Industri 4.0

0 Comments

Langit Jatihandap atas masih tampak gelap, ketika mobil yang mengantarkanku mulai menuruni jalanan berliku. Berbarengan dengan suami dan anak yang mau balik ke Depok dan Jakarta. Kebetulan aku ada agenda ngisi seminar di Garut pagi ini, dan janjian sama driver divisi UMKM Bank BJB yang udah nungguin di Cicaheum.

Sekitar 1,5 jam perjalanan Bandung – Garut, akhirnya tiba juga di pelataran Hotel Harmoni, Cipanas Garut. Sekilas tampak view yang indah dari tempat parkiran Hotelnya, udara yang segar tak ingin disia-siakan dengan menghirupnya lebih lama. Kaki pun melangkah menuju area resto, di mana sudah ditunggu oleh Bu Ola dan tim UMKM Bank BJB yang telah selesai sarapan. Setelah menyerahkan kunci kamar agar aku bisa beristirahat sejenak sebelum nanti lanjut ke kantor cabang Bank BJB Garut, tempat berlangsungnya acara seminar.

Menikmati keindahan alam Garut dari kokohnya Gunung-gunung yang berderet terlihat jelas dari resto. Masyaa Allah, cantik sekali. Hotel Harmoni Garut bisa menjadi referensi untuk berkunjung dan menginap di sini. Setelah terpesona oleh alam yang disuguhkan dari area resto. Masuk kamar hotel tak kalah terpukaunya, karena dari sini lebih jelas lagi kecantikan alam Maha Karya Allah Ta’ala. Sempurna!

Tibalah saatnya harus meninggalkan kamar hotel untuk segera menuju tempat seminar. Sesaat lagi acara akan segera dimulai, aku pun sudah berada di antara deretan tamu VIP paling depan. Seminar Kewirausahaan bertajuk “Langkah Jitu UMKM Garut Dalam Menghadapi Industri 4.0” resmi dibuka oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan, SH,MH,MP, dihadiri Ketua Kadin Garut, H. Deden Sopyan, Kepala Dinas KUMKM Kabuaten Garut, Drs. Eko Yulianto, MP, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Beny Yoga Gunasantika, MP, Kepala Cabang BJB, Maman Rukmana, CEO Regional Kanwil 3 Bank BJB, Nunung Suhartini, Ketua Divisi Kredit UMKM Bank BJB, Denny Mulyadi beserta jajaran pimpinan Bank BJB lainnya.

Dalam sambutannya, Bapak Bupati Garut menyampaikan bahwa pelaku usaha harus memahami perubahan zaman dan trend saat ini. Pemerintah Kabupaten Garut mendukung pertumbuhan UMKM, bahkan saat ini sedang dibangun fasilitas bagi UMKM untuk kegiatan pemberdayaan. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan pelaku usaha mikro dalam mengarungi dunia usaha di era industri 4.0, salah satunya adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai flatform pemasaran dalam rangka meningkatkan penghasilan.

Sementara sambutan dari Bapak Deni Mulyadi yang menyikapi era industri 4.0 ini sebagai upaya meningkatkan pelaku UMKM di Garut. Bank BJB bersama UMKM memberikan pemahaman, bagaimana literasi ini harus sampai kepada masyarakat dan jasa-jasa perbankan untuk menunjang pengebangan usaha dalam hal permodalan. ”Salah satu Jasa Perbankan yang ada di Bank BJB adalah program PESAT, yaitu pemberdayaan masyarakat ekonomi terpadu. Dimana kita bukan saja memberikan jasa pinjaman, tetapi sebelumnya memberikan pelatihan dan pembinaan bagaimana cara mengelola keuangan keluarga”.

Peserta yang hadir sebanyak 178 orang pelaku UMKM Garut mengikuti seminar kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Bank BJB Cabang Garut bekerjasama dengan KADIN Kabupaten Garut, bertempat di Ruang Pertemuan Lt. 3 Bank BJB, Jalan A. Yani No. 38 Garut, Senin (9/12).

Dukungan penuh kepada UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi usaha mereka guna menghadapi persaingan yang ketat di tengah derasnya arus perubahan teknologi telah diberikan oleh pihak-pihak terkait.

Bagaimana kita harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan. Di era digital saat ini merupakan zaman yang bergejolak, di mana tiada lagi sebuah kepastian. Kepastian justru terletak dari ketidakpastian tersebut. Sehingga pilihannya adalah adaptasi atau resistensi.


Pada kesempatan ini, narasumber yang hadir dalam seminar kewirausahaan yaitu Bapak Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, MP, selaku Ketua LPM Uniga sekaligus WKU Kadin Kadin Kabupaten Garut dan saya sendiri, Santi Rosmala sebagai praktisi bisnis online. Peserta seminar diberikan pemahaman tentang industri 4.0 dan mengajak para pelaku UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial, khusunya Facebook dan Instagram untuk bisnis.

Buat saya sendiri, acara seminar di Garut sangat berkesan. Hal itu bisa dilihat dari antusias peserta yang tampak fokus saat penyampaian materi dan juga banyakanya peserta yang ingin bertanya. Sayangnya, karena keterbatasan waktu yang membuat acara harus segera ditutup. UMKM Garut memang luarbiasa keren! Semoga sedikit ilmu yang kami bagikan bisa menjadi sebaik-baik manfaat dan pastinya harus dipraktikan, ya!

Sampai jumpa dalam agenda seminar lainnya ya, in syaa Allah bertemu lagi di seminar kewirausaahan untuk UMKM Kota Serang hari Kamis nanti. See you!

Nah! Sebelum balik ke Bandung, aku beserta tim Bank BJB menyempatkan mampir ke pelaku usaha tas di kawasan Sukaregang Garut. Toko Jose Leather yang kami masuki menyediakan tas, sepatu, sandal, jaket yang terbuat dari kulit sapi dengan berbagai kualitas yang ditawarkannya. Lumayan bingung, sih! milah milih tas yang mana mau diambil, soalnya semua cakep dan nggak kalah dari sisi model dan kualitasnya dengan tas branded yang menjadi kebanggaan banyak orang. Hmmm, sudah saatnya dong! kita bangga dan mulai menggunakan produk lokal dan ikut memberdayakan karya mereka dengan cara membelinya. Siap? Maju terus pelaku UMKM Indonesia!

Salam Sukses,

Santi Rosmala

Previous Post
Omzet Melesat Lewat Sosmed untuk UMKM BJB Cirebon
Next Post
Wisuda XIV STT Bandung, Siapkan Generasi Muda Unggul Dalam Inovasi Teknologi

0 Comments

Leave a Reply