Kejutan Bahagia dari Kaka

Mau nulis kebahagiaan tentang kemarin sore.

Setiap pulang sekolah,seperti biasanya Kaka masuk ke kamarnya, menghabiskan waktu untuk beristirahat sambil tiduran dengan memainkan ponselnya.

Tapi, ada yang berbeda dengan kebiasaannya kemarin. Setelah masuk ke kamarnya, nggak berselang lama keluar lagi sambil membawa sekotak cake dengan dua buah lilin kecil dan senyum termanis yang ditampilkannya.

img_20161206_143413

Continue Reading

Buku Antologi Pertamaku “Bangga Menjadi Ibu”

antologi bangga jadi ibu.jpg

Alhamdulillah, lomba menulis kisah inspiratif “Bangga Menjadi Ibu” yang diselenggarakan oleh Indscript Creative bekerja sama dengan Bitread. Akhirnya menyisihkan 99 finalis yang karyanya akan dibukukan, dan aku adalah salah satu finalisnya. Rencananya buku akan dirilis bertepatan dengan hari Ibu, tanggal 22 Desember mendatang.

Menulis sebuah kisah tentang bangganya menjadi seorang ibu, membuatku baper karena harus menceritakan tentang Kaka, anak gadisku yang selalu menjadi sumber kekuatanku. Draft yang kulanjutkan di sela deadline jam 11 malam, sempet meleleh karena ikut terbawa suasana saat itu.

Aku dipaksa untuk memutarbalik waktu yang sebenarnya ingin kusimpan dalam kenangan, saat kuingat lagi masa di mana kesedihan itu hadir lagi dalam benakku. Kehilangan dua bayi yang membuatku harus membuka lagi memori tentangnya, aah.. lama aku tak mengingatnya, semoga kita akan bertemu dalam surga-Nya. Kalian akan menyambutku dengan pakaian kemuliaan sebagai bidadari surga, hiks. 

Continue Reading

Usia Cantik itu Berdamai dengan Diri Sendiri

Usia menurut saya adalah langkah demi langkah yang akan dilalui oleh setiap mahluk yang Allah Ta’ala ciptakan. Begitupun, dengan mahluk yang bernama wanita, akan selalu indah di setiap fase kehidupan yang telah dilewatinya.

Saya, Santi Rosmala, seorang Ibu dari gadis remaja berusia 16 tahun. Sepanjang perjalanan hidup yang saya jalani, tidak jarang menemui beragam peristiwa dengan rasa nano-nano yang seringkali membuat saya tersenyum dan bahkan menangis.

my.jpg

Angka 39 adalah usia saat ini, yang bisa dikatakan sebagai gerbang menuju kematangan pikiran, kedewasaan dalam mengelola emosi, dan juga keikhlasan menyerahkan diri kepada sang pemilik hidup atas apapun yang telah ditetapkanNya.

Ketika melihat lagi jauh ke belakang, ingin rasanya memutar balik waktu saat memasuki masa remaja yang diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya ikut bagian menjadi panitia band kreatif. Dimana tahapan itu menjadi sebuah kenangan yang tak mungkin terlupakan.

Continue Reading

Negeri di Atas Awan

Tantangan yang lama terlewatkan, hiks.

Tentang deskripsi tempat, di mana aku ingin menjadikannya sebagai wujud rasa syukur telah dianugerahi Allah, dititipkan sebuah tempat tinggal yang membuatku nyaman, damai dan tenang.

Alhamdulillah, hanya itu yang selalu kuucapkan melalui setiap helaan napas. Nikmat Tuhan mana lagi yang harus aku dustakan?

Perjalanan menuju tempat tinggal idaman dengan melalui prosesnya yang berliku, melewati beberapa kali tanjakan, dan juga tikungan tajam. Jika dianalogikan sama persis dengan kehidupan yang ibarat roller coaster.

Continue Reading

Dia 

Dia adalah penghuni baru dalam duniaku.

Belumlah lama aku mengenalnya, tapi seperti sudah bertahun-tahun merasakan kedekatan.

Dia hadir di saat aku membutuhkan kekuatan baru.

Tingkahnya yang kadang sok bijak, seringkali membuatku terpana tanpa bisa berkata-kata.

Memang, semua yang dikatakannya benar, karena setiap kalimat yang teruntai selalu sarat makna.
Dia selalu bilang, bahwa apapun yang terjadi nikmati dan jalani saja dengan ikhlas. Toh, tugas kita hanya taat kan? 

Continue Reading

Perjalanan

Bergantian menyetir sudah menjadi kebiasaan kami setiap kali mudik, perjalanan Bandung menuju Jogjakarta atau sebaliknya tak lagi menjadi kendala.

Saat bagianku menggantikannya, tak jarang aku hanya sendirian dalam gelapnya malam, karena semua penumpang terlelap dalam tidurnya.

Kulihat sekeliling hanya sunyi tanpa kilau cahaya menerangi, jalanan lengang tanpa kendaraan lain turut melintasi. Aku diam ditemani lampu beam yang sesekali kunyalakan, sekedar menemani agar tak terlalu  dirasa sepi.

Kuatur pedal gas untuk menyeimbangkan laju kendaraan, mengikuti alur jalanan yang lurus dan kadang berkelok. Menantikan kendaraan lain yang kuharapkan ada di depan atau malah menyusul dari belakang. Namun, terkadang aku menyalip kendaraan yang ada di depan karena dirasa menghambat perjalanan.

Hanya satu tujuan yang ingin segera direalisasikan, yaitu segera sampai di tempat tujuan.

Continue Reading

Ada Doa Dalam Safar

Aku terbangun saat mendengar suara mesin mobil masih menyala, tapi dalam keadaan diam terparkir di bahu jalan. Kubuka  mata yang masih terpejam, untuk melihat keadaan sekitar. Ternyata, sudah sampai Ciamis. Di depan sana masih banyak anak muda nongkrong dengan sepeda motornya.

Waktu di dashboard mobil menunjukan pukul 24.23 wib. Aku berusaha untuk menyegarkan tubuhku dengan minum air mineral. Lalu kubangunkan suami agar bertukar posisi, dan kulanjutkan perjalanan ini dengan mengucap Basmallah.

Kunikmati perjalanan kali ini, dengan memacu laju kendaraan hampir 100 km/jam. Menemui jalanan berkelok dan memasuki hutan kecil, baru tersadar bahwa aku hanya sendirian. Kupelankan lajunya agar bisa menyusuri jalan lengang, dengan romantika nyanyian Maher Zein yang membersamaiku. 

Continue Reading

Suatu Tempat yang Indah

Disini, yaa inilah tempat yang menjadi favoritku selama empat tahun belakangan. Sebuah mesjid besar dengan suasananya yang tidak sepi, karena menyatu dengan sekolah islam. Tapi, bagiku di tempat ini bisa memberikan kedamaian untukku, hanya sekedar merenung dan bermuhasabah.

Saat hati bergejolak menahan semua rasa. Saat dada bergemuruh ingin mengungkapkan semua beban. Saat airmata tak lagi mampu terbendung. Disinilah tujuanku berlabuh, memandang setiap sudut mesjid yang tampak luas.

Dan berakhir dengan memandangi namaMu yang terlukis indah diatas mimbar, tak hentinya aku berdzikir menyebut asmaMu ya Allah.Aku takut Engkau marah padaku, karena dosaku tak dapat lagi terhitung. Aku takut Engkau murka padaku, akibat lalai dan bermaksiat yang tanpa sadar kulakukan. Aahh aku takut ya Allah…

Continue Reading

Baper vs Galau

Ketawa sendiri baca blog barunya sahabat saya, dengan gaya gaulnya yang ringan dan mengalir, tapi masih khas dengan cerita rumpinya ala emak.

Artikel pembukanya, berupa sambutan yang sukses bikin saya ngakak. Alhamdulillah sahabat saya sudah menutup blog lamanya yang isinya tentang kegalauan, dan curhatan barisan orang sakit hati wkwkw..

Saya yakin, kl suatu saat blog galaunya dibaca lagi, pasti akan malu sendiri. Itu sih, Berdasarkan pengalaman pribadi aja keless wkwkwk..

Beneran deh, gak enak banget bacanya. Sepertinya aura negatif menjadi kekuatan besar yang hanya akan membuat kita merugii..

Continue Reading

Tentang Mereka….

sahabatHuwaaaa… syediiiiih Cyiiin, merinding bacana. Kalian memberi warna dalam hidupku, penyemangatku, pelipur laraku…. Bersyukur ditakdirkan deket lagi sama kalian, semoga perjalanan ini menjadi sebuah kisah indah yang abadi.

Continue Reading