Perjalanan

Bergantian menyetir sudah menjadi kebiasaan kami setiap kali mudik, perjalanan Bandung menuju Jogjakarta atau sebaliknya tak lagi menjadi kendala.

Saat bagianku menggantikannya, tak jarang aku hanya sendirian dalam gelapnya malam, karena semua penumpang terlelap dalam tidurnya.

Kulihat sekeliling hanya sunyi tanpa kilau cahaya menerangi, jalanan lengang tanpa kendaraan lain turut melintasi. Aku diam ditemani lampu beam yang sesekali kunyalakan, sekedar menemani agar tak terlalu  dirasa sepi.

Kuatur pedal gas untuk menyeimbangkan laju kendaraan, mengikuti alur jalanan yang lurus dan kadang berkelok. Menantikan kendaraan lain yang kuharapkan ada di depan atau malah menyusul dari belakang. Namun, terkadang aku menyalip kendaraan yang ada di depan karena dirasa menghambat perjalanan.

Hanya satu tujuan yang ingin segera direalisasikan, yaitu segera sampai di tempat tujuan.

You may also like

No Comments

Leave a Reply