Sebuah Penantian

Kutatap wajah teduh itu dengan seksama

Tak ada lagi binar bahagia terpancar di sana

Tak seperti biasanya, kau yang selalu ceria bercerita tentang segala rasa

Kini, diam seribu bahasa

Senyuman kaku hanya mengembang ala kadarnya

Hanya untuk membuatku tak banyak tanya

Aku tahu, kau sedang menyimpan lara

Tanpa mampu untuk kau membaginya

Baiklah, aku takkan memaksa

Kan kubiarkan kau dalam kesendirian

Menyepi sejenak tuk tenangkan hati

Tapi, jangan pernah  kau cemaskan

Aku masih di sini, menantimu dalam kesabaran

Semoga saja, penantian ini takkan sia-sia

Hingga berujung dengan akhir bahagia.

You may also like

Leave a Reply